Kepingan kasihmu perlahan menjadi abu
malam itu semakin muram
kau pujangga yang tersisihkan
kau pangeran yang terabaikan
Kau biarkan pelangi menjadi kelabu
tergores cintamu pada pecahan gelas-gelas kaca
tersudut luka itu
dan semakin merintih perih
Lupakan mawar merekah mengharapkan duri
kau tukar tawa menjadi air mata
pujangga yang terlupakan
melupakan rindu mendapatkan sendu
malam itu semakin muram
kau pujangga yang tersisihkan
kau pangeran yang terabaikan
Kau biarkan pelangi menjadi kelabu
tergores cintamu pada pecahan gelas-gelas kaca
tersudut luka itu
dan semakin merintih perih
Lupakan mawar merekah mengharapkan duri
kau tukar tawa menjadi air mata
pujangga yang terlupakan
melupakan rindu mendapatkan sendu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar