Rabu, 30 Juli 2014

Rapuh

Kumpulan awan menyatu di langit suci
menunjukkan Kuasa pada jiwa yang rapuh
serpihan kenangan menguap sunyi
lelehan air mata langit menetes

Menetes dan terendap dalam retaknya kisah
air mata yang sesungguhnya
mengalir hingga mengering dalam luka
mengalir hingga tertatih lelah

Hampa menyapa
ruang kosong melanda sepi
hanya tetesan air mata itu
menggema menyelusup kalbu


: untuk seseorang wanita disana

Tidak ada komentar:

Posting Komentar