Minggu, 27 Juli 2014

Rindu

Perlahan bayang wajahmu menjadi nyata
anak panah waktu terus bergulir
hingga terdengar suara detak begitu tajam
dalam heningnya malam yang menelusup

tersadar dirimu belum tergantikan dengan sosok lain
rangkaian cerita bersamamu masih melekat dalam hati
entah sampai kapan
sampai kapan bayangmu menjaga roda waktu ini

hingga rindu ini selalu melayang tertuju padamu
rindu yang selalu ada tiap detik hariku
rindu yang tak pernah tertidur meninggalkan jejak ini
mengalun indah, mengikuti irama waktu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar